Sabtu, 26 November 2016

Kisah Nabi Muhammad SAW Menjelang Ajal


Betapa mulia dan indahnya akhlak baginda Ya Rasulullah SAW Mengingatkan kita sewaktu sakratul maut.

'Pagi itu, Rasulullah dengan suara terbata memberikan petuah,
"Wahai umatku, kita semua ada dalam kekuasaan Allah dan cinta kasih-Nya. Maka taati dan bertakwalah kepada-Nya. Kuwariskan dua hal pada kalian, Sunnah dan Al Qur'an. Barang siapa mencintai Sunnahku, berati mencintai aku dan kelak orang-orang yang mencintaiku, akan bersama-sama masuk surga bersama aku".
Khutbah singkat itu diakhiri dengan pandangan mata Rasulullah yang teduh menatap sahabatnya satu persatu.
Abu Bakar menatap mata itu dengan berkaca-kaca, Umar dadanya naik turun menahan napas dan tangisnya. Ustman menghela napas panjang dan Ali menundukkan kepalanya dalam-dalam. Isyarat itu telah datang, saatnya sudah tiba.
"Rasulullah akan meninggalkan kita semua," desah hati semua sahabat kala itu.
Manusia tercinta itu, hampir usai menunaikan tugasnya di dunia. Tanda-tanda itu semakin kuat, tatkala Ali dan Fadhal dengan sigap menangkap Rasulullah yang limbung saat turun dari mimbar.
Saat itu, seluruh sahabat yang hadir di sana pasti akan menahan detik-detik berlalu, kalau bisa.
Matahari kian tinggi, tapi pintu Rasulullah masih tertutup. Sedang di dalamnya, Rasulullah sedang terbaring lemah dengan keningnya yang berkeringat dan membasahi pelepah kurma yang menjadi alas tidurnya.
Tiba-tiba dari luar pintu terdengar seorang yang berseru mengucapkan salam.
"Bolehkah saya masuk?" tanyanya. Tapi Fatimah tidak mengizinkannya masuk,
"Maafkanlah, ayahku sedang demam," kata Fatimah yang membalikkan badan dan menutup pintu.
Kemudian ia kembali menemani ayahnya yang ternyata sudah membuka mata dan bertanya pada Fatimah, "Siapakah itu wahai anakku?".
"Tak tahulah ayahku, sepertinya baru sekali ini aku melihatnya,"tutur Fatimah lembut.
Lalu, Rasulullah menatap puterinya itu dengan pandangan yang menggetarkan. Seolah-olah bahagian demi bahagian wajah anaknya itu hendak dikenang.
"Ketahuilah, dialah yang menghapuskan kenikmatan sementara, dialah yang memisahkan pertemuan di dunia. Dialah malaikatul maut," kata Rasulullah, Fatimah pun menahan ledakan tangisnya.
Malaikat maut datang menghampiri, tapi Rasulullah menanyakan kenapa Jibril tidak ikut bersama menyertainya. Kemudian dipanggillah Jibril yang sebelumnya sudah bersiap di atas langit dunia menyambut ruh kekasih Allah dan penghulu dunia ini. " Jibril, jelaskan apa hakku nanti di hadapan Allah?" Tanya Rasululllah dengan suara yang amat lemah.
"Pintu-pintu langit telah terbuka, para malaikat telah menanti rohmu. Semua surga terbuka lebar menanti kedatanganmu," kata Jibril.
Tapi itu ternyata tidak membuatkan Rasulullah lega, matanya masih penuh kecemasan.
"Engkau tidak senang mendengar khabar ini?" Tanya Jibril lagi.
"Khabarkan kepadaku bagaimana nasib umatku kelak?"
"Jangan khawatir, wahai Rasul Allah, aku pernah mendengar Allah berfirman kepadaku: Kuharamkan surga bagi siapa saja, kecuali umat Muhammad telah berada di dalamnya," kata Jibril.
Detik-detik semakin dekat, saatnya Izrail melakukan tugas. Perlahan ruh Rasulullah ditarik. Nampak seluruh tubuh Rasulullah bersimbah peluh, urat-urat lehernya menegang.
"Jibril, betapa sakit sakaratul maut ini." Perlahan Rasulullah mengaduh.
Fatimah terpejam, Ali yang di sampingnya menunduk semakin dalam dan Jibril memalingkan muka.
"Jijikkah kau melihatku, hingga kau palingkan wajahmu Jibril?" Tanya Rasulullah pada Malaikat pengantar wahyu itu.
"Siapakah yang sanggup, melihat kekasih Allah direnggut ajal," kata Jibril.
Sebentar kemudian terdengar Rasulullah mengaduh, karena sakit yang tidak tertahankan lagi.
"Ya Allah, dahsyat nian maut ini, timpakan saja semua siksa maut ini kepadaku, jangan pada umatku."
Badan Rasulullah mulai dingin, kaki dan dadanya sudah tidak bergerak lagi.
Bibirnya bergetar seakan hendak membisikkan sesuatu, Ali mendekatkan telinganya.
"Uushiikum bis-shalaati, wamaa malakat aimaanukum - peliharalah shalat dan peliharalah orang-orang lemah di antaramu."
Di luar, pintu tangis mulai terdengar bersahutan, sahabat saling berpelukan.
Fatimah menutupkan tangan di wajahnya, dan Ali kembali mendekatkan telinganya ke bibir Rasulullah yang mulai kebiruan.
"Ummatii, ummatii, ummatiii!" -
"Umatku, umatku, umatku"
Dan, berakhirlah hidup manusia mulia yang memberi sinaran itu.
Kini, mampukah kita mencintai sepertinya?
Allaahumma sholli 'alaa Muhammad wa'alaihi wasahbihi wasallim.
Betapa cintanya Rasulullah kepada kita.
Usah gelisah apabila dibenci manusia kerana masih banyak yang menyayangimu di dunia,
tapi gelisahlah apabila dibenci Allah kerana tiada lagi yang mengasihmu di akhirat kelak.

Jumat, 25 November 2016

6 Makanan yang Menyebabkan Bau Badan

Hasil gambar untuk makanan yang menyebabkan bau badan
    Makanan yang kita makan tidak semuanya bagus untuk kesehatan tubuh kita. Selain makanan yang menyehatkan, ada juga makanan yang memberikan efek negativ, salah satunya yaitu makanan yang membuat kita menjadi bau badan. Beberapa diantaranya adalah...

Hasil gambar untuk makanan yang menyebabkan bau badan
1. Bawang
       Yang pertama yaitu bawang. Pasti sudah banyak yang tahu kalau bumbu dapur satu ini menyebabkan bau badan yang kurang sedap. Itu emang bener, Sob. Sebabnya adalah zat sulfur (allisin) yang ada di bawang putih dan bawang bombay. Ketika allisin lepas saat bawang dipotong atau dihancurkan, allisin bercampur dengan bakteri pada keringat dan menyebabkan bau badan yang menyengat.

Hasil gambar untuk daging merah
2. Daging merah
        Daging merah termasuk makanan yang cukup susah dicerna oleh tubuh, butuh waktu lama dan energi ekstra. Ketika menumpuk karena terlalu banyak, asam amino pada daging merah yang dipecah oleh enzim di usus menjadi zat bau yang lebih sederhana, yang kemudian dikeluarkan lewat keringat. Inilah yang menyebabkan bau badan tidak enak.
         Menurut penelitian yang dilakukan pada tahun 2006, orang-orang yang jarang makan daging merah dan vegetarian punya bau badan yang lebih baik.

Hasil gambar untuk brokoli kubis dan kol
3. Brokoli, kubis, dan kol
        Kedua sayuran ini kaya akan sulfur, yang tinggi zat gizi dan anti-oksidan yang bisa menghilangkan racun dan zat karsinogen dari tubuh, tapi juga menyebabkan bau badan yang kurang sedap.

Hasil gambar untuk makanan pedas
4. Makanan pedas
        Makanan pedas mengandung rempah-rempah yang kuat yang bisa menempel lama di pori-pori kulit. Ketika bercampur dengan bakteri di keringat, bisa menyebabkan bau badan.

Hasil gambar untuk produk dairy
5. Produk Dairy
        Contohnya adalah susu dan keju yang kaya protein. Banyak makan produk dairy bisa membuat proses pencernaan berlangsung lama. Terlalu banyak makan produk dairy juga bisa mendorong tubuh untuk menghasilkan zat hidrogen sulfida dan metil merkaptan yang jadi biang keladi bau badan.

Hasil gambar untuk junk food
6. Junk food
        Makanan cepat saji bisa membuat sel-sel lemak menumpuk di dalam tubuh. Ini nih salah satu yang menyebabkan bau badan dan bau mulut yang tidak enak, karena junk food lebih lama dicerna daripada makanan sehat lainnya.

     Itulah beberapa makanan yang bisa menyebabkan bau badan, tapi kalau hanya untuk dikonsumsi sekali-sekali saja tidak apa-apa kok, asalkan jangan terlalu sering yaa..
So harus pandai memilih-milih makanan ya guys.